Anugerah HUT Kabupaten Donggala untuk Limboro
Program Peningkatan Pendapatan
Petani Melalui Inovasi (P4MI) atau disebut dengan Poor Farmers Income Through
Innovation Project. Bagi masyarakat petani di Desa Limboro Kecamatan Banawa
Selatan adalah anugerah seiring dengan telah HUT Kabupaten Donggala.
Kegiatan Panen Raya Perdana di Desa Limboro, yang merupakan rangkaian acara
HUT Kabupaten Donggala ke-54 (12/08/06) dihadiri langsung Bupati
Kabupaten Donggala, H.Adam Ardjad Lamarauna, turut serta Muspida
Kabupaten, Muspida Kecamatan serta Lapisan Masyarakat Tani.
Berdasarkan laporan Ketua Kelompok Tani Bapak Ahmad Labide desa
Limboro mengakui
Desa Limboro memiliki lahan potensial seluas ± 70
ha lahan persawahan, namun sejak 2 Tahun terakhir diberokan (tidak
diolah) akibat rusaknya sarana irigasi desa.
Sejak saat itu, praktis tidak ada kegiatan budidaya padi
di Desa Limboro. Namun sejak peresmian investasi desa berupa
irigasi dari kegiatan P4MI oleh Bupati Donggala, aktivitas
usahatani pada lahan yang telah "tertidur" selama + 2 tahun
itu mulai giat kembali.
Pada saat ujicoba pengaliran air (running test), para petani
pemilik lahan menyambut dengan sangat antusias.
"Hati kami berbunga-bunga melihat air mulai memasuki
areal persawahan, inilah awal dari terwujudnya mimpi kami
selama ini" demikian ungkapan kegembiraan Ketua Kelompok Tani
"Mpasanggani".
Bupati Kabupaten Donggala H.
Adam Ardjad Lamarauna yang melakukan panen raya perdana di desa
itu langsung memberikan bantuan sebesar Rp 15 juta kepada kelompok
tani sasaran P4MI. Bantuan tersebut akan dibelikan traktor untuk
pengolahan lahan yang selama ini menurut petani "sangat sulit
biaya sewanya dan hanya 1 unit saja yang baik dan harus bergilir
untuk menyewanya" jelas salah satu petani. Sehingga diharapkan
ketika musim tanam mendatangan dengan bantuan Bupati Donggala para
petani tidak banyak mengeluarkan biaya lagi untuk persiapan lahan.
Selain laporan Ketua Kelompok Tani, Ketua Panitia acara Panen Raya
dalam hal ini Ketua Komisi Investasi Desa (KID) Limboro secara
gamblang memaparkan kronologis dari pelaksanaan P4MI secara
keseluruhan. Berdasarkan hasil perencanaan
partisipatif, petani melalui KID (Komite Investasi Desa)
mengusulkan Rehab Total Irigasi Desa kepada PIU (Project
Implementation Unit) P4MI Kabupaten Donggala. Kegiatan Rehab yang dilakukan meliputi
Rehab Mercu Bendung, Pembuatan Saluran Permanen 129 meter, dan
Saluran Tanah 600 meter. Total Dana yang digunakan untuk kegiatan
tersebut sejumlah Rp 282.544.000, terdiri dari Dana Loan ADB
225.220.000 dan Dana Swadaya Masyarakat sebesar Rp. 57.324.000.
Pekerjaan Investasi Desa dinyatakan selesai pada Bulan
Februari 2006 dan pada awal
Maret 2006 telah diresmikan penggunannya oleh Bupati Donggala H.
Adam Arjad Lamarauna beserta Tim PCMU dan Konsultan P4MI.
Sementara itu pemimpin kegiatan P4MI Ir. Dahli Masahuri meminta kepada para
petani untuk tetap konsisten terhadap kesepakatan pemeliharaan
investasi desa yang telah disepakati. Salah satu kesepakatan yang
dibuat adalah menyisihkan 2,5% dari hasil panen yang antara lain
akan digunakan untuk dana operasional dan pemeliharaan investasi.
Pemeliharaan investasi tersebut kata Dahli sudah tidak di biayai
oleh pemerintah daerah maupun pusat, tetapi pemeliharaan jalan itu
sepenuhnya diserahkan kepada petani dengan mengedepankan semangat
keswadayaan. Untuk itu Dahli menghimbau kepada para petani untuk
terus melakukan penguatan kelompok tani. "komitment dan ketekunan
untuk memperbaiki kualitas hidup kelompok tani adalah modal awal
dalam menghadapi persaingan di era saat ini", ungkap Dahli yang
disambut hangat oleh petani.
Panen Raya Perdana yang
dilakukan oleh Bupati Donggala, diakhiri dengan sosialisasi oleh Tim BPTP selaku
penanggungjawab kegiatan diseminasi dan inovasi teknologi pertanian. Peserta
sosialisasi terdiri dari para kelompok tani yang berdomisili didaerah Kecamatan
Banawa Selatan pada 9 desa. Sosialisasi yang dilakukan sebagai modal teknologi
yang harus diterapkan oleh petani untuk musim tanam selanjutnya.