DEMPLOT
P4MI KEMBANGKAN
VCO di DESA
LOMPIO
TINJAU - Tampak Wakil
Gubernur Sulteng H Achmad Yahya SE bersama kepala Distanak Donggala Ir
Andi Djuhardi ketika meninjau lokasi pusat Pengkajian sistem integrasi
kakao di Desa Jono Oge Kecamatan Sirenja Senin (8/5).
Program peningkatan pendapatan petani melalui inovasi (P4MI) saat ini
tengah mengembangkan virgin coconout oil (VCO) di Desa Lompio Kecamatan Sirenja
melalui kegiatan demplot. VCO adalah pengolahan minyak kelapa murni yang dapat digunakan
untuk mengobati sejumlah penyakit. Dalam proses pengembangan VCO ini P4MI
menjalin kemitraan dengan kalangan akademisi Universitas Tadulako (Untad) yang
tergabung dalam organisasi LERD (Local Economics Resources Development).
Pimpinan proyek P4MI Ir Dahli Masahuri kepada Radar Sulteng kemarin (10/5)
menyatakan pengembangan VCO di Desa Lompio merupakan bagian dari kegiatan yang
didesain oleh P4MI bersama kelompok tani di Desa Lompio dengan tujuan mendorong
para petani untuk terus berinovasi dan menciptakan karya nyata demi peningkatan
pendapatan dan kesejahteraan hidup.
Menurut Dahli, pengembangan VCO di Desa Lompio sudah mulai menampakan
hasil. Bahkan katanya, hari Senin (8/5) lalu wakil gubernur Sulteng H Ahmad
Yahya SE mengunjungi langsung tempat pengembangan VCO di Lompio. Saat itu kata
Dahli, wakil gubernur memberikan apresiasi yang baik terhadap keberhasilan
pengembangan VCO tersebut.
Kerjasama atau kemitraan antara P4MI dengan sejumlah tim ahli di Untad
tidak hanya sebatas pengembangan VCO tetapi juga lebih pada aspek pemasaran.
Sehingga berapa pun jumlah VCO yang diproduksi petani tetap terjual.
“Karena teman-teman di Untad membuka akses
pemasarannya,” ungkap
Dahli.
Selain mengembangkan VCO, P4MI juga sementara mengembangkan SUT sistem
integrasi kakao dan ternak kambing di Desa Jono Oge. Kedua program
tersebut, merupakan aplikasi sinergi antara Pemda Donggala dengan Balai
Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulteng yang dalam kegiatan P4MI
bertanggungjawab terhadap pelaksanaan komponen inovasi teknologi
pertanian dan diseminasi.