Implementasi Gerakan P2BN di Kabupaten Donggala

Palu, 22/10/07
Upaya dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional merupakan kebijakan penting dalam pembangunan pertanian tahun 2007. Pemerintah pusat melalui Departemen Pertanian R.I berupaya untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mewujudkan ketahanan pangan yang merupakan kewajiban penting untuk direalisasikan.
   

Peningkatan komoditas pangan menjadi salah satu concern pemerintah setiap tahun. Tujuannya agar negara memiliki ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan 220 juta penduduk dengan pertambahan penduduk setiap tahun sebesar 1,3 persen. Dalam hal ini bukan saja peningkatan stok beras, tetapi juga produksi daging, jagung, kedelai dan sembako (sembilan bahan pokok lainnya) lainnya, sehingga wajib hukumnya meningkatkan ketahanan pangan kata Presiden SBY dalam rapat terbatas di Gedung Deptan Senin, 8/1/07(detik.com).

Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala dalam peningkatan produksi beras 2 (dua) juta ton tahun 2007 dan peningkatan produksi 5% per tahun sampai tahun 2009 terus diupayakan. Salah satunya dengan memasyarakatkan tehnologi dan inovasi baru melalui upaya Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT). Kabupaten Donggala yang memiliki wilayah seluas 10.047.071 Ha, secara administratif terbagi dalam 21 Kecamatan 278 Desa dan Kelurahan, dengan jumlah penduduk 473.271 jiwa, dan yang bekerja di sekitar pertanian mencapai 76 persen.  Dari luas wilayah tadi, lahan tersedia untuk pertanian mencapai luas 407.665 Ha, tetapi yang dimanfaatkan secara intensif baru seluas 167.614 Ha atau 41,11 persen.  Ini berarti peluang pengembangan lahan pertanian mencapai areal seluas 240.051 Ha atau seluas 58,88 persen.  Lahan yang sudah dimanfaatkan tersebut, terdiri dari sawah seluas 32.798 Ha dan lahan kering seluas 134,816 Ha.  

Dalam program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) Tahun 2007 Kabupaten Donggala menerima target sebesar 236.012 ton Gabah Kering Giling atau 29,40 persen dari total target propinsi Sulawesi Tengah yaitu sebesar 789.000 ton Gabah Kering Giling.  Hal ini sesuai dengan peranan Kabupaten Donggala dalam penyediaan produksi padi/beras terhadap propinsi Sulawesi Tengah.  Dalam upaya pencapaian target tersebut, maka Kabupaten Donggala pada tahun 2007 ini harus menambah target luas panen sebesar 2.900 Ha, yaitu dari luas panen tahun 2006 sebesar 49.038 Ha, bila indeks pertanaman dipacu dari 158 persen  pada tahun 2006 menjadi 168 persen saja maka target yang telah ditetapkan dengan mudah dapat dicapai.  Untuk tanaman Jagung,  target   luas tanam sebesar 10.300 ha  dengan produksi 58.593  ton  dengan  target produktifitas  45, 07  kw/ha  atau naik  62,31 % dibandingkan dengan produksi tahun 2006.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai sasaran produksi komoditi utama tanaman pangan (Padi, Jagung, dan Kedelai) Tahun 2007 adalah dengan meningkatkan penggunaan benih varietas unggul bermutu.  Penggunaan benih varietas unggul bermutu, berpengaruh terhadap peningkatan Produktifitas, produksi dan mutu hasil tanaman. Sehingga untuk meringankan beban petani dalam rangka meningkatkan penggunaan benih bermutu untuk mendukung peningkatan produktifitas dan produksi padi, jagung dan kedelai maka Pemerintah memberikan bantuan benih varietas unggul  bermutu gratis kepada petani. Distribusi bantuan benih terdiri dari bantuan benih padi di 132 Desa pada 19 Kecamatan, bantuan benih jagung Hibrida di 35 Desa pada 11 Kecamatan, bantuan benih jagung Komposit di 33 desa pada 15 Kecamatan dan bantuan benih kedelai di 4 Desa pada 3 Kecamatan.

Anggaran bantuan benih berasal dari APBN Departemen Pertanian tahun 2007, yang dialokasikan pada Satuan Kerja  Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan  kabupaten Donggala.(download laporan P2BN periode agustus 2007)

   
 
 

 

   


Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan
Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah
Jalan Emmy Saelan no 43 Palu 94112 telp. 0451-481960
fax 0451-488073 email: atau