Kunjungan Kerja ADB
"Donggala, hasil positif dari kegiatan P4MI"

Palu, 03/12/07
Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala dalam meningkatkan pendapatan petani miskin, direspon positif lender ADB yang belum lama ini melakukan monitoring langsung di Donggala (20-21 November 2007).

Principal Project Management Specialist Southheast Asia Department  untuk proyek P4MI M. Jamilur Rahman bersama Team Leader Consultant P4MI Dr. Kee Chae Chong dan Project Coordination Monitoring Unit P4MI Pusat Dr. E. Eko Ananto selama 2 hari melihat langsung dampak dari pelaksanaan P4MI di Donggala, tepatnya di 4 Desa pelaksanaan P4MI yaitu : Desa Limboro, Kecamatan Banawa (TA. 2005), Desa Guntarano, Kecamatan Tanantovea (TA. 2006), Desa Rano, Kecamatan Balaesang (TA. 2006) dan Desa Jonooge, Kecamatan Sirenja (TA. 2004).

Kunjungan di 4 Desa tersebut, secara khusus mendapat apresiasi positif dari Tim monitoring. “Pelaksanaan P4MI di Desa Gutarano, dengan membangun saluran permanen irigasi sederhana, petani telah melakukan diversifikasi tanaman selain komoditi bawang lokal palu, yaitu padi sawah  dan jagung” ungkap Jamilur Rahman dalam laporan Mid Term Review ADB dalam pertemuan Warp up Meeting ADB tgl 26 November 2007 di Kantor Litbang Departemen Pertanian. Namun, dari hasil pelaksanaan monitoring tersebut ADB juga merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala melalui Project Implementation Unit/PIU Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Donggala agar membantu penyediaan penyuluh pertanian pada desa-desa P4MI yang masih kurang. Dahli Masahuri selaku Ketua PIU menjelaskan bahwa “keterlibatan Balai Informasi Penyuluh Pertanian (BIPP) dalam P4MI telah dilaksanakan, bahkan dari BIPP PIU merekrut 2 orang tenaga teknis, untuk desa-desa yang baru selesai investasi desanya memang masih terbatas pada pola usaha tani tradisional, namun secara bertahap proses penyuluhan terus dilakukan karena tidak mudah untuk merubah prilaku usaha tani dalam waktu yang singkat” ungkap Dahli.

Hasil keseluruhan kunjungan pada desa sasaran, menunjukkan hasil yang positif dan dalam pertemuan National Steering Committe (NSC) dirangkai dengan Kick Off Meeting ADB yang di hadiri oleh Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian, Hasanuddin Ibrahim, selaku Ketua NSC menyatakan bahwa Departemen Pertanian melalui Eselon I Badan SDM Departemen Pertanian merencanakan pelaksanaan program penyedian Skim Modal ke petani melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Terpadu (PUAP) yang model pelaksanaannya dapat meniru P4MI proses partisipasinya. “Diharapkan desa sasaran lokasi PUAP harus conect dengan desa P4MI, setelah sarana prasarana tersedia, petani akan membutuhkan modal usaha tani dalam aktifitas pertanian dan mereplikasi teknologi pertanian, PUAP diharapkan dapat memfasilitasi modal usaha bagi petani kecil”ujar Hasanuddin Ibrahim.

Program PUAP tersebut dilakukan oleh Departemen Pertanian dalam rangka membantu petani miskin yang membutuhkan modal usaha tani relatif kecil antara 5 – 10 jt, program kredit melalui Skim Pelayanan Pembiayaan Pertanian atau SP3 sampai saat ini hanya mampu diakses oleh petani yang memiliki anggunan besar sedangkan petani yang tidak memiliki anggunan sulit untuk mengakses modal usaha tani tersebut.(ruly)

   
 
 

 


Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan
Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah
Jalan Emmy Saelan no 43 Palu 94112 telp. 0451-481960
fax 0451-488073 email: atau