Pemda Donggala laksanakan Pelatihan Lembaga Keuangan Mikro
Palu, 18/02/07
Pelatihan Lembaga Keuangan Mikro dengan model Balai Mandiri Terpadu
(BMT) kamis (16/02/07) kemarin dilaksanakan oleh Dinas Pertanian
Tanaman Pengan dan Peternakan Kabupaten Donggala melalui Kegiatan
Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Inovasi (P4MI) yang bersumber
dari dana PHLN LOAN ADB NO 1090-INO (SF).
Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan
Peternakan Kab. Donggala, Ir. Andi Djuhardi, yang mewakili Bupati
Donggala selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala. Pelatihan BMT
Angkatan I yang dilaksanakan selama 14 hari, di ikuti oleh 5 Desa yang
merupakan desa sasaran kegiatan P4MI yang telah terlaksana pembuatan
infrastruktur dan non infrastruktur
(demplot). Masing-masing perwakilan desa yang mengikuti pelatihan
tersebut, terdiri dari 3 orang Pengelola BMT dan 3 orang Pengurus BMT
terpilih di masing-masing desa yang
di antaranya mantan pengurus KID dan FD dalam kegiatan P4MI. Narasumber
dalam pelatihan tersebut, merupakan pelatih yang profesional dari
Lembaga Swadaya Masyarakat PINBUK yang berhasil dalam mendampingi LKM
model BMT dan telah menjadi mitra Departemen Sosial dalam pengembangan
Lembaga Keuangan Mikro di Pedesaan.
Di
sela-sela pembukaan pelatihan, Andi Djuhardi menyampaikan bahwa
Pelatihan Lembaga Keuangan Mikro adalah salah satu kegiatan lanjutan
dari pelaksanaan P4MI. ”Untuk mendukung program Panca Yasa oleh
Departemen Pertanian, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala berupaya
meningkatkan sumberdaya manusia di tingkat desa untuk mengelola asset
desa yang belum di olah secara profesional, tidak mungkin duit Rp.
1.000,- tidak ada di tangan petani saat ini, nah dengan duit
Rp.1.000-/minggu dikali 1000 penduduk desa bisa terkumpul 4 juta
sebulan, jika dikumpulkan melalui lembaga keuangan mikro di desa yang
dikelola secara profesional dan amanah, tidak ada lagi istilah
kekurangan modal usaha bagi petani, dan melalui BMT ini petani lebih
mandiri dan berlajar untuk membangun kepedulian sesamanya untuk
meningkatkan kesejahteraan”, ujar Andi Djuhardi.
Dalam
pelaksanaan pelatihan tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Andi Ruly
Djanggola, SE menjelaskan bahwa keluaran dari pelatihan ini diharapkan
terbangunnya Lembaga Keuangan Mikro dengan model BMT dan ketersedian
permodalan kelompok tani dalam kegiatan usaha taninya dapat dipenuhi
walau tidak secara keseluruhan bagi petani di desa. Lebih lanjut,
Penanggungjawab Kegiatan P4MI, Ir. Dahli Masahuri memaparkan bahwa sudah
saatnya petani tidak selalu meminta-minta bantuan modal kepada
pemerintah padahal potensi uang yang beredar di desa sangat
banyak.”Sudah saatnya petani tidak dimanja dengan bantuan-bantuan yang
sifatnya cash, banyak program bantuan seperti KUT, Dana BPLM mandek
tidak bergulir dan hanya menjadi dana komsumtif saja, melalui LKM model
BMT modal yang digunakan dari petani dan untuk petani”, dengan
lantangnya.
Pelaksanaan Pelatihan tersebut, direncakan untuk 3 angkatan guna
membangun Lembaga Keuangan Mikro dengan model BMT di 15 Lokasi pada
wilayah Kabupaten Donggala.(ruly)