PIU Donggala Sosialisasikan Prosedur SP3
dan Perpanjangan Program P4MI

Palu, 12/05/07
Untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan P4MI di Kabupaten Donggala, PIU Donggala hari kamis tgl 10/05/2007 laksanakan kegiatan Sosialisasi Prosedur Skim Pelayanan Pembiayaan Pertanian (SP3) melalui Kegiatan P4MI yang dilanjutkan Workshop Manajemen P4MI guna persiapan perpanjangan program P4MI sampai Tahun
Anggaran 2009.

Workshop yang dilaksanakan selama 4 hari, menghadirkan seluruh stake holders yang terlibat dalam pelaksanaan P4MI di Kabupaten Donggala. Bupati Donggala, Habir Ponulele, yang memberikan pengarahan sekaligus membuka acara workshop tersebut memberikan apresiasi yang positif terhadap pelaksanaan P4MI. “Saya merasa bahagia, bangga dan sangat puas setelah melihat hasil pelaksanaan kegiatan P4MI di beberapa lokasi Kabupaten Donggala.  Hal inipun didukung dengan pernyataan Bapak Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian saat kunjungan kerja di Desa Tolongano pada tanggal 2 April 2007 bahwa Beliau mendukung perpanjangan kegiatan P4MI di Kabupaten Donggala hingga Tahun Anggaran 2009”, ujar Bupati Donggala.

Dalam pelaksanaan workshop tersebut, Ketua Panitia Pelaksana yang sekaligus Penanggungjawab Kegiatan P4MI, Dahli Masahuri memaparkan tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk menyamakan persepsi tentang prosedur pelaksanaan kegiatan P4MI, meningkatkan koordinasi antar pihak pengelola program dan instansi terkait serta terciptanya kegiatan P4MI yang berkelanjutan dengan menerapkan model sistem agribisnis di lokasi P4MI.

Kegiatan workshop tersebut, juga menghadirkan pemateri propinsi yang bertanggungjawab terhadap realisasi Skim Pelayanan Pembiayaan Pertanian/SP3 yang di merupakan program Departemen Pertanian terhadap pembiayaan modal kerja petani. Mitra pemerintah yang menyalurkan Skim Pelayanan Pembiayaan Pertanian/SP3 yaitu Bank Mandiri Cabang Palu juga ikut serta dalam menyampaikan teknis pengajuan SP3 tersebut.

Dari hasil sosialisasi, petani pesimis terhadap pelaksanaan SP3 tersebut, karena dari teknis dan persyaratan untuk memperoleh skim kredit tersebut, sulit bagi petani yang tidak memiliki anggunan yang dibuktikan dalam bentuk sertifikat untuk mengakses kredit tersebut. Tingkat suku bunga juga masih relatif tinggi, hanya dikurangi 3 % dari suku bunga kredit yang berlaku sebesar 16 %. “Kalau persyaratan kredit ini tidak bisa diperlunak bagi petani, tidak mungkin petani sasaran P4MI bisa meminjam kredit di bank, program  ini sama juga dengan kredit-kredit di bank komersil”, ketus Taswin selaku Co ATL LSM Nasional.

Acara Workshop di tutup langsng oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Kab. Donggala, Ir. Andi Djuhardi yang juga sebagai Sekretaris Tim DCC menitip pesan kepada pengelola P4MI yang harus meningkatkan koordinasi dan sinergi kepada semua pihak yang terlibat dalam P4MI. Insya Allah dalam waktu dekat ada pertemuan di Jakarta, kami akan menyampaikan kepada Direktorat yang membidangi SP3 tentang keluhan-keluhan petani dalam penyerapan dana SP3 di Kabupaten Donggala agar lebih dipermudah aturannya, ujar Andi Djuhardi.

Total anggaran pembiayaan SP3 255 milyar dari Departemen Pertanian untuk seluruh Propinsi di Indonesia sudah terserap ±113 milyar, dan Sulawesi Tengah belum menyerap alokasi dana SP3 tersebut.(ruly)



 
   
 
 

 

   


Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan
Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah
Jalan Emmy Saelan no 43 Palu 94112 telp. 0451-481960
fax 0451-488073 email: atau